Blinking Led dengan Arduino

Overview

Pada eksperimen kali ini kita akan membuat Blinking Led. Blinking Led atau lampu berkedip dalam waktu tertentu.

Block Diagram

What we need

LED

Led adalah singkatan dari Light Emitting Diode, yang terdiri dari 2 kaki, anoda(positif) dan katoda(negatif).

Perhatikan gambar berikut sebelum wiring, kaki yang panjang adalah anoda(positif) sedangkan kaki yang pendek adalah katoda (negatif). dan arus mengalir dari anoda ke katoda, seperti cara kerja dioda.

Berikut adalah simbol skematik untuk LED.

Terdapat beberapa ukuran dari Led di pasaran:

5mm LED, biasanya digunakan untuk flashlight
3mm LED, biasanya digunakan untuk indikator
10mm LED, sama dengan 5mm hanya berbeda kemasan saja.

Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan resistor untuk LED:

1. Forward voltage(Voltage Drop)
   min max: 1.85v-2.5v, avarage: 2.2volt
2. IF (Forward Current), 20mA

V = (power source) – (voltage drop) 
  = 5V – 1.8V = 3.2 V
I = 25 mA
R = V/I
R = 3.2/0.025 = 128 Ohms (220 0hm dipasaran)

Schematic

Program
flowchart
source code

/*
  Blink
  Turns on an LED on for one second, then off for one second, repeatedly.
 
  This example code is in the public domain.
 */
 
// Pin 13 has an LED connected on most Arduino boards.
// give it a name:
int led = 13;
 
// the setup routine runs once when you press reset:
void setup() {                
  // initialize the digital pin as an output.
  pinMode(led, OUTPUT);     
}
 
// the loop routine runs over and over again forever:
void loop() {
  digitalWrite(led, HIGH);   // turn the LED on (HIGH is the voltage level)
  delay(1000);               // wait for a second
  digitalWrite(led, LOW);    // turn the LED off by making the voltage LOW
  delay(1000);               // wait for a second
}

Demonstration

Kesimpulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *